Showing posts with label Nusantara Berbagi. Show all posts
Showing posts with label Nusantara Berbagi. Show all posts

Thursday, July 6, 2017

Kegiatan Ramadhan 2017: Dari Nusantara Berbagi Hingga Anjangsana Sosial Nusantara

Redaksi
Anjangsana Sosial Nusantara ke Yayasan Nurul Baet Genuk Kota Semarang
SYUKUR alhamdulillah program Kegiatan Amalan Ramadhan Tahun 2017 dengan mengusung tema, “Ramadhan Literasi, Ramadhan Berbagi” dapat terlaksana dengan baik, dan tentunya ada beragam hambatan. Namun tidak mengurangi kami untuk terus memberikan yang terbaik.

Beragam Kegiatan Amalan Ramadhan yang dapat dilaksanakan pada tahun ini, (1) Nusantara Berbagi, (2) Pesantren Media dan Literasi, (3) Sedekah Blusukan, (4) Majelis Karya, (5) Anjangsana Sosial Nusantara, (6) Pesantren Ramadhan, dan (7) Penyaluran Zakat Fitrah.

Berikut sedikit liputan program Kegiatan Amalan Ramadhan:
Anjangsana Sosial Nusantara awal kali dicetuskan ketika ramadhan tahun 2015. Merupakan kegiatan amalan ramadhan dengan mengunjungi panti-panti sosial. Pertama kali pada ramadhan tahun 2015 program kegiatan Anjangsana Sosial Nusantata dilaksanakan di Panti Cacat Ganda Ar-Rifdah Pedurungan Kota Semarang. Sedangkan pada tahun berikutnya yakni tahun 2016 dilaksanakan di Panti Rehabilitasi Munatul Mubaroq Sayung Kab. Demak. Alhamdulillah pada tahun ini 2017, kegiatan Anjangsana Sosial Nusantara masih istoqomah berlangsung di Panti Asuhan Nurul Baet Sembungharjo Genuk Kota Semarang.

Nusantara berbagi yakni dengan berbagi alat tulis kepada anak-anak. Pesantren Media dan Literasi dengan membuatkan website secara gratis kepada Yayasan Akademi Semarang. Sedangkan penyaluran zakat fitrah dapat berlangsung dengan baik. Begitupun juga dengan Pesantren Ramadhan yang dilangsungkan di Pesantren Aplikatif Surodadi Sayung Kab. Demak. Majelis Karya dengan menerbitkan kumpulan puisi Wisata Semarang dalam Puisi. Dan beragam kegiatan amalan ramadhan yang tentunya ditunggu-tunggu, semoga tahun depan dapat lebih menarik dan tentunya dengan tambahan program.


Terima kasih kepada para donatur dan muzaki yang telah mempercayai kami dalam kegiatan amalan ramadhan. Terima kasih kepada Unit Pelayanan Zakat RS Tugu Rejo, MH Rahmat, Alfin Hidayat, Sindi Setiadi, Ali Usman Nur Khasan, Sofani, Muhammad, Ali Maarif, Tasrofi, Isti Faizah, Lukman Wibowo, Yuli, Siti Muallifah, Suparyadi, Ahmad Niam, dan para sedulur lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Semoga apa yang telah kita berikan menjadi berkah dan manfaat.


Thursday, April 27, 2017

Nusantara Berbagi: Tanam Mangrove dan Baca Puisi

Redaksi

MEMPERINGATI Hari Bumi dan Hari Buku Sedunia yang jatuh pada tanggal 22 dan 23 April, Badan Wakaf Nusantara dan Pondokbanjar Semarang yang tergabung dalam wadah Nusantara Berbagi, menggelar beragam kegiatan di Pesantren Aplikatif Sayung Kota Demak, Senin (24/4/2017)

Kegiatan tersebut diawali dengan pemberian materi terhadap 21 santri yang kesemuanya merupakan anak-anak pinggiran daerah Surodadi Sayung Kota Demak, materi tentang agama Islam dan kepedulian terhadap lingkungan. Selanjutnya para santri diajak ke area tambak dan aliran sungai untuk menanam 100 pohon mangrove yang disediakan oleh para santri sendiri.

Agus Munif Ketua Badan Wakaf Nusantara berpesan bawasanya dengan menanam mengisyaratkan perbuatan yang baik terhadap lingkungan. Amal-amal kita berada diantara pohon mangrove yang telah kita tanam, insyallah pohon mangrove yang kita tanam akan memiliki nilai manfaat.

“Aksi menanam ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang dari hari ke hari lingkungan kita semakin rusak, rob masuk rumah dan banjir selalu menjadi langganan setiap musim hujan,” lanjutnya

Puisi menolak korupsi
Sehabis menanam pohon mangrove para santri didampingi Lukni Maulana pengasuh Pondokbanjar Semarang membaca buku di sekitaran kawasan pertambakan. Para santri sangat antusias terutama ketika disodori buku Puisi Menolak Korupsi, dan merekapun bergantian membaca puisi.

Lukni Maulana mengatakan bawasanya turunnya minat baca masyarakat salah satunya disebabkan oleh kurangnya minat dan dorongan dari orang tua maupun lingkungan sekitar yang belum mampu menggugah semangat anak-anaknya untuk mencintai buku.

“Apalagi sekarang ini eranya gadget, dunia tanpa batas berupa media sosial juga turut mempengaruhi minat membaca buku,” lanjutnya

Rangkaian kegiatan yang dipadukan antara Hari Bumi dan Buku Sedunia ditutup dengan pemberian buku dan alat tulis kepada para santri Pesantren Aplikatif. Melalui aksi menanam mangrove dan baca puisi menolak korupsi turut mendorong pemerintah maupun masyarakat untuk memiliki kepeduliani terhadap lingkungan sekitar dan dapat menyediakan fasilitas serta ruang-ruang membaca yang layak dan ramah anak.

Sumber:
1. http://jateng.tribunnews.com/2017/04/25/peringati-hari-buku-dan-hari-bumi-anak-anak-baca-puisi-dan-tanam-mangrove-di-sayung

2. http://www.republika.co.id/berita/komunitas/aksi-komunitas/17/04/24/oowtcj280-peringati-hari-buku-dan-bumi-anakanak-baca-puisi-dan-tanam-mangrove

3. http://www.nu.or.id/post/read/77323/Peringati-Hari-Buku-dan-Hari-Bumi-Anak-Anak-Baca-Puisi-dan-Menanam-Mangrove

4. http://www.pondokbanjar.or.id/2017/04/peringati-hari-bumi-dan-buku-tanam.html

Saturday, November 26, 2016

Berbagi Bola untuk Osika FC Blora

Unknown
#MuharramBerbagi | Berbagi tidak semata-mata berbentuk uang. Tapi bisa dalam bentuk barang, seperti yang nampak pada foto ini. Memberikan bola untuk club sepak bola.

Pemberian bola untuk club sepak bola Osika FC Blora yang memiliki jumlah pemain lebih dari 30 pemain. Terdiri dari usia 12, usia 17, dan usia 23. Osika FC saat ini dilatih oleh Muhammad Zainuddin. Osika FC sendiri memiliki arti Owahe Sikil Kuate Awak.

Bertempat di Jentera Semesta dua buah bola diberikan kepada manajer tim Osika Fc Iqbal Wardoyo melelui program Nusantara Berbagi. Selain pemberian bola, juga membangun kerja sama dengan Badan Wakaf Nusantara selaku Badan yang menaungi program Nusantara Berbagi.

Iqbal Wardoyo mengatakan dalam rangka menyambut generasi emas, harus diusahakan dalam berbagai bidang.

"Salah satunya melalui olah raga, sumbangsih untuk menjaga spirit football dalam diri masing-masing," lanjutnya. Jum'at (07/10/2016)

Jentera Semesta | Badan Wakaf Nusantara
#BeraniBerbagi #NusantaraBerbagi

Friday, July 8, 2016

Penyaluran Zakat Fitrah dan Donasi Nusantara Berbagi untuk Dhuafa

Jentera

BULAN ramadhan merupakan bulan keberkahan, untuk menyambut datangnya hari raya idul fitri, kita sebagai seorang hamba memiliki satu kewajiaban diakhir bulan ramadhan yakni mengeluarkan zakat fitrah. Sebagaimana kita ketahui bahwa mengeluarkan zakat fitrah merupkan kewajiban baik anak-anak, dewasa, maupun orang ta. Badan Wakaf Nusantara dan Jentera Semesta dengan mengusung tema Ramadhan Kahanan masih bersibuk ria dengan beberapa acara yakni pengumpulan zakat fitrah dan donasi nusantara berbagi.

Alhamdulillah zakat fitrah dapat disalurkan dan nusantara berbagi dapat terdonasikan kepada pihak yang berhak mendapatkannya salah satunya yakni kaum dhuafa, Selasa, 5 Juli 2016.

Kami hanya menjalankan amanah dan tentunya terucap banyak terima kasih kepada pihak yang telah membantu kami dalam merancang program kegiatan ramadhan kahanan tahun 2016. Baik melalui donasi, pikiran, maupun tenaganya. Semoga amal ibadah diberikan keberkahan, kesehatan, dan dilancarkan rizekinya.

Melalui berbagi bahagia kami ingin bersama-sama mendapatkan kebahagian yakni bahagia dapat menyelesaikan ibadah puasa ramadhan dan bahagia menyaksikan hari kemenangan berupa hari berlebaran.

Kami atas nama pengurus Yayasan Badan Wakaf Nusantara memohon maaf atas segala kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Dan selamat berhari raya, mohon maaf lahir dan batin. (BWNews)

Monday, July 4, 2016

Berbagi Kepada Penjaga Palang Perlintasan Tanpa Pintu Kereta Api

Jentera
BLUSUKAN untuk berani berbagi pada bulan suci ramadhan tahun ini ditujukan kepada para penjaga palang kereta api. Tentu para penjaga perlintasan palang kereta api tanpa pintu pengaman sangat berjasa kepada para pengguna jalan. Sehingga kita sebagai pengguna jalan merasa aman dan selayaknya kita bersyukur karena masih ada orang-orang baik di sekitar kita.

Sedekah Blusukan ini berbagi kepada para penjaga palang kereta api sekitar stasiun Alastuwo dari perbatasan wilayah antara Genuk khususnya kawasan Bangetayu menuju Tlogosari Pedurungan, Senin, 4 Juli 2016.
Nampak dari jauh para pemakai jalan di perlitasan kereta api tanpa palang pintu

Kepedulian kita kepada mereka yang telah berjasa dan mengabdikan dirinya untuk kepentingan umum. Sebagaimana kita ketahui sering banyaknya kecelakaan di perlintasan
palang kereta api karena tidak adanya palang pintunya. Kecelakaan ini bisa terjadi oleh sebab ketidak tahuan pengguna jalan bahwa kereta api akan lewat, atau bisa jadi karena seringnya kenekatan kita untuk tetap menyeberang tanpa menghiraukan apa yang akan lewat.

Namun demikian hadirnya penjaga palang kereta api untuk menjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu sangat bermanfaat bagi kita semua. Bagi para penjaga palang kereta api tidak pernah putus ada, merasa bosan, dan bahkan kejenuhan untuk menjaga keamanaan pemakian jalan perlintasan kereta api.

Mereka tetap berusaha untuk menjaga dan tentunya menjaga stamina tubuh baik di waktu siang maupun malam hari. Sungguh tugas mereka sangat mulia, mereka hanya bisa berdoa semoga para pemakai penyeberangan perlintasan kereta api selamat sampai tujuan.

Present by:
Jentera Semesta | Badan Wakaf Nusantara

Saturday, July 2, 2016

Badan Wakaf Nusantara Beri Bantuan di Panti Rehabilitasi Demak

Jentera
Penyerahan donasi kepada pengurus panti Maunatul Mubarok
Sumber: Harian Demak

DEMAK – Badan Wakaf Nusantara dan Jentera Semesta Kota Semarang menyalurkan bantuan donasi di Panti Rehabilitasi Sosial Yayasan Maunatul Mubarok Dukuh Lengkong Desa Sayung yang menangani gangguan kejiwaan dan narkoba. Saat ini yang ditangani berjumlah sekitar 80 pasien sakit jiwa dan narkoba, Rabu, (29/6/2016) malam.

Ketua Jentera Semesta, Lukni Maulana mengatakan donasi ramadhan yang dilakukan di panti rehabilitasi sosial dalam rangka kunjungan  dan kepedulian sosial kepada sesama.

“Kami ingin meilihat langsung pokok persoalan dan menyalurkan donasi kepada yang berhak menerima sehingga tepat pada sasaran. Penyaluran donasi ini kami hanya diberi amanah untuk menyampaikan, sekaligus memulyakan bulan suci ramadhan untuk turut berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Lukni setelah memberikan bantuan.


Menurut penggurus panti Muhammad Faizun, saat ini pihaknya merawat 80 pasien, sebelumnya lebih dari 100 pasien yang ditangani. Mereka berasal tidak hanya dari Demak, bahkan dari luar kota serta dari Jawa Timur.

“Kita terus berupaya dan berusaha untuk menyembuhkan mereka, sebab apapun kesehatan adalah karunia Allah dan kita layak bersyukur karena diberikan kesehatan,” lanjutnya

Saat ini Panti Rehabilitasi Maunatul Mubarok sedang mengerjakan pembanguanan gedung baru dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan pasien sehingga mereka memiliki rasa nyaman dan aman. Sebab salah satu pendukung dari rehabilitasi adalah rasa nyaman dan aman, jika keduanya tercapai maka akan memiliki ketentraman dalam pikiran dan jiwanya. Baru selanjutnya melakukan terapi dan pengobatan kepada mereka. (Red-HD99/JS).

Asah Kepekaan dan Imanjinasi Anak Melalui Dongeng di Mushala Al-Ukhuwah Ngaliyan

Jentera
SEMARANG – Metode pendidikan klasik bercerita dengan teknik mendongeng dinilai masih efektif untuk menanamkan nilai-nilai dan mengasah kepekaan dalam menangkap sebuah proses pembelajaran. Kali ini Badan Wakaf Nusantara dan Jentera Semesta Kota Semarang, mengisi bulan Ramadan yang penuh hikmah dengan menggelar kegiatan ‘Dongeng Sahabay Semesta’ di Mushala Al-Ukhuwah Perum Wates Permai Ngaliyan, Kota Semarang.

Sejumalah anak-anak Taman pendidikan Al-Quran dibuat berbunga-bunga menyimak cerita Dongeng Sahabat Semesta yang dibawakan oleh beberapa tutor. “Anak-anak sangat antusias mendengarkan kisah dongeng. Kami mengajak anak-anak untuk belajar menangkap nilai-nilai dari berbagai kisah inspiratif,” kata Agus Munif selaku Ketua Badan Wakaf Nusantara, Selasa (28/6).

Dikatakannya, metode bercerita dengan teknik mendongeng merupakan metode pendidikan klasik yang cukup efektif untuk diterapkan. Terlebih untuk mengisi kegiatan di bulan ramadan. Sebab, dunia anak-anak sangat dengan dengan dunia bermain. Sedangkan di era digital seperti saat ini, anak-anak dalam kondisi mudah terkontaminasi lingkungan karena banyaknya produk permainan game yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan agama Islam.

“Keaktifan anak-anak dengan merespon dengan sejumlah pertanyaan terkait isi cerita tersebut membuktikan ini terjadi proses belajar secara aktif,” terang Agus.

Monday, June 20, 2016

Nusantara Berbagi: Tidak Sekadar Kampanyekan Nusantara Membaca

Jentera
Badan Wakaf Nusantara melalui gerakan Nusantara Berbagi tidak sekadar hanya fokus pada bentuk penyaluran bantuan. Namun juga mengkampanyekan gerakan Nusantara Membaca melalui kegiatan Sedekah Buku yang dirancang bersama lembaga Jentera Semesta Kota Semarang, Senin (20/6)

Menurut ketua Jentera Semesta Lukni Maulana bahwa Program Sedekah Buku ini akan memberikan pelayanan memberikan buku-buku yang diterbitkan oleh komunitas sendiri yakni melalui penerbitan kami yang sudah mandiri.

"Kami ucapkan banyak terima kasih karena Badan Wakaf Nusantara juga turut memberikan aspresiasi terhadap gerakan kependidikan melalui gerakan Nusantara Membaca," lanjutnya

Begitupun Agus Munif Ketua Yayasan Badan Wakaf Nusantara mengapresiasi hal tersebut dimulai dari ramadhan tahun ini yakni memberikan donasi buku bacaan kepada taman baca dan perpustakaan masyarakat.

"Ramadhan tahun ini sebagai titik awal pemberikan buku-buku, dan semoga kami bisa istiqamah menyalurkan buku kepada taman baca ataupun perpustakaan masyarakat," ungkapnya

"Pada ramadhan ini akan dibagikan tiga paket buku untuk tiga taman baca atau perpustakaan masyarakat," lanjutnya. (BWNews)